Jepang.... mendengar kata ini, pikiran kita
pasti akan terbayang, keteraturan, negara maju, mata sipit, hingga kebudayaan
yang masih lestari. Yaa, Jepang memang memiliki daya tarik yang khas dari Asia
Timur dan sudah membuat siapa pun menyukainya, termasuk saya. Sejak kecil, saya
sudah terobsesi dengan Negeri Matahari terbit ini. Meski dulu sempat menjadi
penjajah yang cukup kejam dengan Romusha-nya, saya tetap menyukai hal-hal yang
berbau Jepang. Mulai dari kimono, harajuku style, doraemon, budaya antri dan
tepat waktunya, hingga film-filmnya. Sebut saja, serial masa kecil yang dulu
tayang di TVRI bertajuk “Oshin” yang sering membuat air mata mengalir, saking
sedihnya. Serial kartun doraemon yang sudah ditonton lintas generasi, hingga serial
anime Samurai X yang saya tonton waktu SMA.
Sayangnya sampai usia 33 tahun ini, saya
belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di Negeri sakura (maklum, belum punya
rejeki, LOL). Tapi, it’s OK, hari gini mah mau tahu tentang Jepang semua sudah
tersaji lewat Mbah Google. Tinggal ketik kata kuncinya, muncul dech....
![]() |
| google.com |
![]() |
| wikipedia.com |
Terus terang, ketertarikan saya pada Jepang
kian membesar ketika saya menonton serial anime Samurai X. Ga seperti kartun
Doraemon yang menyajikan kisah fiksi dari masa depan, Samurai X justru menampilkan
kisah Jepang yang diambil dari potongan-potongan sejarah negeri itu. Tidak
semuanya memang, tapi beberapa tokoh dan kejadiannya ada yang memang terjadi di
jepang pada masa lalu. Di serial ini, saya seperti dibawa pada Jepang di masa
lalu yang masih banyak kekacauan akibat pergantian Era Shogun Tokugawa menuju
Era Meiji pada saat restorasi. Dasar saya memang history freaky, jadinya saya
gatal dan langsung cari-cari tahu tentang sejarah Jepang.


