Beberapa waktu lalu, Bandung dihebohkan dnegan viralnya Odading Mang Oleh yang rasanya Anj*** banget!!!
![]() |
| all-free-download.com |
Terkesan kasar, ngegas dan bahasanya pun belepotan. Tapi, berkat pria bernama Ade Londok ini, Odading Mang Oleh langsung diserbu pembeli bahkan youtuber-youtuber kuliner ternama. Yaa...walaupun, pas diulas sama para Youtuber itu, rasa Odading mang oleh hampir saa dengan odading kebanyakan.....Ya iyalah, da odading mah kitu-kitu keneh, kalo kata orang Sunda mah!!!
Namun, faktanya setelah Odading yang viral ini, di sisi lain banyak marketer andal di luaran sana yang merasa frustasi dengan cara promo Mang Ade Londok. bahkan, di Twitter sempat bertebaran, ajakan marketer buat resign aja, gegara hasil brainstorming strategi marketing bertahun-tahun mereka, langsung kalah sama S3 Marketing ala Mang Ade Londok.
Itulah hebatnya digital media di era 4.0 Bukan hanya disrupsi teknologi, hal-hal yang mungkin bagi sebagian orang terkesan remeh, nyatanya dapat memecahkan rekor. Lantas, apa sebenarnya yang mmebuat Odading Mang Oleh jadi viral dan laku diserbu pelanggan? Mang Oleh bilang, dari yang awalnya sehari habis sekitar 30 kg tepung untuk bahan odading, setelah viral, warung odadingnya bisa menghabiskan 100 kg tepung per harinya. Keren ga tuh???!!!
Apakah karena rasa odadingnya yang khas? Atau si promotornya Mang Ade Londok itu? Lalu, apa istimewanya si Promotor ini hingga omongannya yang ngegaaas dan belepotan itu bisa menarik banyak pembeli?
Jawabannya bukan pada teknik promosinya, tapi ketulusan dan kepolosan Mang Ade Londok saat mempromosikan Odading Mang Oleh ini. Mungkin dari segi jenjang pendidikan mang Ade Londok tak tahu menahu apa itu strategi marketing, apa itu konsumen dan lain-lain. Ia hanya tahu, jika odading yang sedang digigitnya itu, terasa nikmat di mulut. Saking enaknya (mungkin karena sedang lapar), saat habis menyantap odading ini, ia merasa bertenaga, sehingga seperti superhero yang bisa terbang, Iron Man.
Mengapa Mang Ade memilih Iron Man, bukan Hulk, Captain Amerika atau Thor? Meski jawaban sebenarnya mungkin hanya Mang Ade dan Tuhan yang tahu, namun menurut saya, Iron Man dipilih, karena diantara superhero lainnya, Iron Man adalah paket komplit. Super kaya, Kuat pula (namanya aja iron artinya besi), tampilan lumayan menarik, cerdas dan sukses. Pokoknya idaman semua orang lah si Iron Man ini....jadi, mungkin itu juga yang membuat Mang Ade Londok mengagumi sosok Iron Man dan akhirnya terlontar celetukan "seperti menjadi Iron Man", saat menyantap Odading Mang oleh ini.
Lantas, mengapa banyak orang yang menyebt gaya promo Mang Ade Londok ini sebagai S3 marketing bahkan S4 Marketing? Mungkin ini hanya jokes karena dengan promo alakadarnya saja Mang Ade Londok berhasil memviralkan Odading sebagai kuliner jajanan khas Bandung yang wajib dicoba. Namun, disisi lain, dengan viralnya gaya marketing Mang Ade Londok ini (sedikit ngegass, tata bahasa berantakan), mampu mengalahkan strategi marketing dari para lulusan sarjana bahkan S2. Selebihnya, peran Dewi Fortuna mungkin yang sedang menaungi Mang Ade Londok di tahun ini, sehingga bisa viral dan terkenal. Bahkan, dinobatkan sebagai Agen Promo Kuliner Khas Bandung, oleh Kang Emil (Gubernur Jabar). Ia pun dihadiahi sebuah smartphone untuk mendukung kegiatan promo dan endorse berbagai produk kuliner setiap harinya di sosial media. Yaa.....penjahit permak ini menemukan jalannya di tahun 2020, disaat orang sedang misuh-musih gegara pandemi.....



