Detak itu bergulir seakan memburu
Membuatku terpacu meski langkah terasa kaku
Ingin ku berlari kencang menuju senja
Sayangnya aku terikat
Terikat simpul bernama keluarga
Terikat simpul darah yang tak dapat kutinggalkan
Ada kalanya hati terasa kalut untuk memilih
Namun aku harus berlogika
Bahwa tak ada yang dapat kupilih
Yang ada, jika tanganku menggenggam erat di kanan, kiriku akan terluka
Ingin kugenggam erat dua-duanya, tapi hanya sakit yang kurasa
Ataukah harus kulepas saja semuanya?
Lalu, untuk apa semua keringatku selama ini?
Ya Rabb.....picik sekali diriku ini
Berharap yang tinggi, namun tak pernah patuh
Tapi, bukankah itulah manusia?
Selalu merasa kurang dan jelata
Padahal anugerah Tuhan sudah ada menempel di diri kita.
Ya Rabb.....semoga doaku masih pantas untuk Kau dengar
Semoga aku tetap menjadi mahluk yang termasuk pada hamba-Mu
Aamiinnnn.....Ya Rabbal 'Alamin
No comments:
Post a Comment