Wanita mana yang tidak merasa sedih dan sakit ketika dinyatakan mengalami
Blighted Ovum alias hamil kosong. Ini pula yang saya rasakan awal tahun 2020 kemarin. Rasa gembira karena kembali diberi kepercayaan oleh Yang Maha Kuasa untuk kembali mengandung buah hati yang kedua kalinya, seakan sirna ketika dokter menyatakan ada yang aneh dengan perkembangan kehamilanku di awal bulan kedua.
Memang, di awal trimester pertama begitu hasil
testpack positif, dan kemudian dilakukan USG pertama kalinya, tak ada gejala-gejala kehamilan yang kurasakan.
Morning sick yang di kehamilan pertama begitu intens dan hebat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, nyaris tak ada di kehamilan yang kedua ini. Hanya rasa mual yang terkadang muncul di sore hari, itu pun tidak kentara. Bahkan, energi untuk bekerja (maklum, ibu pekerja dengan kendaraan motor), tetap 'menyala'. Kadang, saya yang masih mengendarai motor sendiri, suka lupa diri kalau sedang hamil. Untung suami sering mengingatkan dan tak jarang mengantar jemput ketika bekerja ke kantor.
 |
| freepik.com |