Thursday, 12 February 2015

Keluar Dari Zona Nyaman



Bagaimana rasanya jika seseorang yang terlahir normal, tiba-tiba harus menjadi orang cacat karena suatu hal? Atau orang yang asalnya hidup berkecukupan tiba-tiba jatuh miskin karena PHK? Atau orang yang terbiasa mendapat limpahan kasih sayang orang tua, tiba-tiba menjadi yatim piatu ? Rasa tidak nyaman, takut, stres, hingga akhirnya frustrasi mungkin beberapa kata yang dapat menggambarkannya.
Namun, tahukah anda bahwa setiap orang selalu berharap menjalani hari-harinya dengan penuh kenyamanan? Sudah menjadi sifat dasar manusia yang tidak pernah merasakan kepuasan. Pada satu posisi yang dijalaninya, ia akan selalu berusaha mencari cara menuju hidup nyaman. Itulah sebabnya, banyak orang yang tak ingin berhenti atau berpindah ketika sudah mereguk kenyamanan hidup. Ia akan selalu mempertahankan posisi nyaman untuk dirinya, bahkan mencari hal lain lagi yang menurutnya dapat membuatnya lebih nyaman menjalani hidupnya. Manusia selalu berusaha memuaskan dirinya, meski itu tidak akan terjadi, karena manusia tak akan pernah merasa puas.

Monday, 19 January 2015

Die Hard 5, Action Movie yang Ga Ada Matinya



Penggemar berat aktor Bruce Willis mungkin sudah tak asing dengan judul film yang satu ini. Ya, sejak tahun 90-an, film Die Hard sudah menjadi salah satu box office dari Hollywood. Terlebih, masa itu Hollywood sangat menggandrungi berbagai macam film action yang memacu adrenalin penontonnya. Tak heran, mulai dari die Hard I – IV selalu menyedot perhatian jumlah penonton di bioskop maupun ketika sudah ditayangkan di televisi.
www.google.com
Untuk pembuatannya pun Hollywood memang dikenal ciamik menggarap berbagai macam film action. Termasuk Die Hard. Biaya pembuatannya pun selalu fantastis. Tapi itu tak jadi soal ketika filmnya dilepas ke pasar dan mampu memberikan keuntungan yang lebih besar. Mungkin keuntungan yang besar pula ketika akhirnya film ini dibuatkan sekuel-sekuel berikutnya hingga Die Hard 5 yang rilis tahun 2013.

Tuesday, 13 January 2015

Karakter



Beberapa waktu ke belakang, banyak sekali peristiwa yang sangat buruk terjadi di negeri ini. bukan untuk menilai perbuatan sejumlah orang dari sudut pandang baik dan buruk, namun sepertinya sudah ada pergeseran makna tentang moral dan etika di negeri ini. Bangsa Indonesia yang katanya menyebut sebagai bangsa yang berbudaya dengan adat ketimuran, ternyata dalam praktiknya banyak hal buruk terjadi didalamnya. Perilaku buruk ini pun sudah tak lagi memandang usia, dari yang tua hingga remaja bahkan anak-anak, selalu ada kasus yang mencuat di media.
sxc.hu

Thursday, 8 January 2015

Musik (Part I)



Beberapa hari ini lagu “Blank Space” dari Taylor Swift sangat enak didengar. Irama popnya sangat enak di kuping, meski liriknya membahas tentang perselingkuhan. Sebelumnya, “All About That Bass” dari Meghan Trainor sukses buat saya berdendang sambil menggoyang-goyangkan badan. Lagu berirama riang ini dominan diisi instrumen bass yang menceritakan tentang oversize body. Katanya, siapa pun yang berbadan over tak perlu minder karena masing-masing orang punya aura kecantikan sendiri-sendiri.
sxc.hu 
Ah, saya jadi berpikir bagaimana hidup saya jika tak ada musik yaa? Pasti membosankan, mati gaya dan minim kreativitas. Setahu saya, sejak diri ini mulai mampu mengingat sesuatu, musik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Masih balita pun selalu dinyanyikan lagu Nina Bobo supaya cepat tidur. Masa kanak-kanak pun musik selalu menemani. Puluhan bahkan ratusan lagu anak-anak pun bisa saya hapal. Mulai lagu-lagu anak karangan AT Mahmud dan Bu Kasur, hingga lagu-lagu anak yang dipopulerkan di televisi. Sungguh menyenangkan!