Sunday, 7 December 2014

Child



Sekilas tak ada yang aneh dengan bocah berusia lima tahun ini. Tingkahnya sama seperti anak seusianya, energik, ceria, namun sedikit nakal. Ia tak pernah berhenti beraktivitas terutama dengan sejumlah mainan yang dimilikinya atau kala bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Namun jika ditelisik lebih cermat, anak ini menderita penyakit kulit yang cukup parah. Seluruh tubuhnya dipenuhi luka bekas garukan yang sangat kencang, borok-borok yang bernanah, hingga luka baret akibat terlalu sering digaruk. Sungguh miris.
sxc.hu
Padahal, sekitar dua tahun silam anak itu terlihat sangat lucu, manis dan mempunyai kulit yang bersih. Tingkah lakunya pun snagat menyenangkan dan membuat gemas siapa pun yang melihatnya. Namun, semua hal-hal indah ini mulai berubah, atau mulai terlihat, ketika orang tuanya sudah tak harmonis lagi. Sebenarnya, anak ini meski terlahir sempurna dan sangat lucu, merupakan anak yang tak pernah diharapkan terutama oleh sang ibu. Ibunya hamil ketika masih berpacaran, meski sang lelaki mau bertanggung jawab dan menikahinya. Toh, ternyata ini tidak pernah menghilangkan rasa sakit hati sang ibu yang merasa kebebasan masa mudanya terenggut, karena hamil. Padahal jika ditelusuri, sang ibu pun turut andil dalam dosa ini.

Tuesday, 25 November 2014

Film



Saya dan suami adalah penikmat berbagai genre film. Kalo saya suka film drama, action, komedi dan kolosal. Untuk film horor tidak terlalu suka, karena kadang terlalu menakutkan dan suka terbawa mimpi. Kalo suami, ia lebih suka film kolosal, dongeng, dan action. Kebetulan kami mengoleksi banyak film yang kebanyakan masih dalam format blue ray. Bukan apa-apa, semua film koleksi ini saya dapat dari rekan kantor yang suka manfaatkan fasilitas download gratis modemnya. Alhasil, beratus-ratus mega byte film ia download, meski itu illegal. Tapi, kami hanya putar film di kalangan sendiri, tidak untuk diedarkan kembali.
Saking banyaknya film yang di-download, kadang-kadang rekan saya itu agak curang. Film yang belum tayang atau belum rilis di bioskop pun ia sudah punyai format blue ray-nya. Jangan bicara soal kualitas, karena untuk nonton di komputer atau laptop sih, film-filmnya sudah cukup bagus. Bahkan sudah dilengkapi subtitle-nya. Hebat kan!
sxc.hu
Saya sendiri selalu menonton film yang kami miliki di rumah via laptop kecil kami. Meski harus berdesak-desakan dengan suami, toh kami sudah merasa senang, apalagi hiburan yang disajikan televisi kini sudah tidak banyak yang bagus. Mending nonton film di laptop.

Ulang Tahun



Ada yang menyebutnya, hari lahir, ada yang menyebutnya milad, tepang taun (bahasa Sunda). Tapi, intinya, ini peringatan hari kelahiran seseorang yang sering disambut bahagia. Tak ayal, ucapan selamat pun mengalir deras dari orang-orang terdekat, sahabat, kolega dan siapa pun yang mengingat hari lahir kita.
sxc.hu
Tapi, tahukah sebenarnya, usia manusia semakin berkurang setiap tahunnya? Jadi, jika ada yang berbahagia menyambut datangnya hari lahir, berarti ia tidak menyadari jika umurnya semakin berkurang. Lantas mengapa harus dirayakan? Bukankah alangkah baiknya seseorang yang sudah menginjak di tanggal kelahirannya, ia merenungi apa yang selama ini telah dilakukan dalam hidupnya. Apakah hidupnya lebih banyak melakukan hal-hal positif atau sebaliknya?

Monday, 17 November 2014

Hari Ayah



“Untuk ayah tercinta dengarkanlah, aku ingin berjumpa....., walau hanya dalam mimpi....”
Semua orang pasti hapal dengan lirik lagu yang populer tahun 1990-an. Lagu yang bercerita tentang ayah ini sangat menyentuh hati, bahkan pendengarnya akan terharu. Pada lagu ini, ada rasa rindu seorang anak pada ayahnya yang mungkin sudah tak tahu rimbanya, apakah masih ada atau sudah tiada.
sxc.hu
Rupanya, tak hanya ibu peran ayah bagi seorang anak pun sangatlah besar. Ya, orang tua yang ideal memang ada dua, yaitu ibu dan ayah. Anak pun akan merasa lebih aman jika kedua orang tua ada untuk dirinya setiap saat. Hanya saja, tidak semua anak mempunyai keberuntungan yang sama, yaitu memiliki dua orang tua yang utuh.

Tuesday, 11 November 2014

Layak Anak



Minggu ini menjadi hari yang naas bagi ibu bernama Evelyn. Ia harus menyaksikan anaknya sendiri tewas mengenaskan di hadapannya, dalam sebuah mall di Jakarta. Padahal selama ini, mall menjadi tempat bermain yang dipandang cukup aman bagi siapa pun. Bocah bernama Amanda yang baru berusia 7 tahun ini tewas seketika setelah kesetrum neon box bertegangan tinggi. Padahal ia tengah duduk disamping ibunya pada sebuah kursi tak jauh dari tempat ayahnya bekerja. Sangat miris.
sxc.hu
Lebih ironis, pihak manajemen mall belum mengeluarkan komentar apa pun, jangankan bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi. Kasusnya kini tengah ditangani kepolisian. Dari sini saya ingin mengungkit kembali, bahasan pemerintah tentang layak anak. Beberapa waktu lalu, Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang layak anak dengan rencana pembangunan sejumlah taman kota dan ruang terbuka hijau. Artinya layak ditinggali anak-anak. Namun bercermain dari kasus di atas, apakah benar pemerintah dan semua elemen masyarakat lainnya sudah berusaha untuk mewujudkan hal ini?