Cordon, Without Chicken Steak blue !!!
Ada yang bilang “enak!” saat kusebut namamu
Ada yang bilang, “Wow, benar-benar berkelas !” padamu
Bahkan, air liur pun akan menetes
Bila di meja terlihat sesuatu yang serupa namamu
Tapi, mereka salah!!!
Namamu memang sama dengan maksud semua orang
Aku pun begitu saat pertama mendengarmu
Kini, yang kuingat darimu….
Kau bau, sampai hidungku sakit menciumnya
Kau ruwet, hingga aku sesak melintasimu
Dan yang pasti, kau menjijikkan!!!
Saat ku melewatimu,
Pusing kepalaku dibuatnya
Tapi, tua, muda, pria, wanita, dan anak-anak
Jongkok berdesak-desakan di bibir trotoar
Asyik membujuk pedagang nakal yang semena-mena tawarkan harga
Tak peduli pantat mereka hampir tergilas kendaraan yang lewat di depanmu
Namun, bagaimanapun keadaanmu
Orang-orang tak kan meninggalkanmu
Kau selalu ramai sepanjang hari
Beragam barang terpampang di dekatmu
Pisang, aneka sayur, hingga beragam sandang murah
Yaa…Pasar Cordon.
Itulah dirimu, sudut kecil keramaian kota yang terpinggirkan
Hiruk pikuk yang selalu dinantikan
Jangan bandingkan dirimu dengan “Cordon” yang lain
Walau kau tak enak, tak berkelas, dan tak mungkin ada di meja makan
Namun banyak orang mengandalkanmu
Mengais-ngais rezeki di balik tumpukan sampah yang menutupimu.
No comments:
Post a Comment